Dinginnya angin malam ini menyapa tubuhku namun tidak dapat dinginkan panasnya hati ku ini terasa terhempasnya kewanitaanku ini dengan sikapmu apahkah karena aku insan kekurangan mudahnya kau mainkan oh mungkinkah diri ini dapat merubah buih yang memutih menjadi permadani seperti pinta yang kau ucap dalam janji cinta juga mustahil bagiku menggapai bintang di langit siapalah diriku hanya insan biasa semua itu sungguh aku tiada mampu salah aku juga karna jatuh cinta insan seperti mu seanggun bidadari seharusnya aku cerminkan diriku sebelum tirai hati aku buka tuk mencintamu
Tak Diinginkan
CERPEN KELUARGA SEDIH TAK DIINGINKAN – MENJADI SESEORANG YANG TAK DIINGINKAN BUKANLAH SESUATU YANG NURMAN IMPIKAN. TERSISIHKAN, TERACUHKAN, TAK DIANGGAP. SEMUA DILALUI TANPA BATASAN WAKTU. NAMUN, DISUATU MASA, PERILAKU-PERILAKU TAK MENGENAKAN ITU AKHIRNYA MEMBERIKAN SEBUAH JAWABAN YANG SELAMA INI DIPERTANYAKAN OLEH NURMA. MEMANG BENAR MEREKA MEMBENCI NURMA, SEMENTARA NURMA TIDAK TAHU APA-APA TENTANG MASA LALU MEREKA PADA JAMAN ITU. KEPADA AYAH DAN IBUNYA, NURMA HANYA BERHARAP SUATU SAAT NANTI MENDAPAT KASIH SAYANG YANG LAYAK DARI MEREKA. Di sini ramai dan padat. Banyak yang berjualan. Ada sayur-sayuran, makanan juga mainan. Aku berdecak kagum melihat keindahan pasar. Mataku berbinar cerah. Jarang sekali Ibu mau mengajakku ke pasar, beruntung Adikku membujuknya tadi. Aku terlena dengan suasana ramai di pasar, hingga tanpa kusadari sosok Ibuku sudahKuraih tangan kanan Ibu ketika aku sampai didekatnya. Aku menggenggam jemari lembut Ibu, tapi Ibu tidak membalas genggaman dariku....
Komentar
Posting Komentar